Senin, 26 September 2016
kesalahanmu
Semua pasti pernah merasakan yang
namanya dibawa terbang tinggi kemudian dijatuhkan tiba tiba. Sakit.
Iya sakit. Bukan sakit fisik. Tapi Sakit batin dan luka hati yang terasa . Apa ya ? Sulit didefinisikan. Saat kita sedang nyaman-nyamannya bersama seseorang, saat kita tak ingin sejengkalpun menjauh dari dia yang kita sayang, saat kita tak ingin mengalihkan pandangan apapun yg terjadi , dan saat kita ingin dia selalu ada, ingin selalu melindungi dia apapun keadaannya. Dan diapun melakukan hal yang sama, selama ini. Sewaktu kebersamaan itu tercipta. Dan tiba-tiba apa yang terjadi ?????? Dia menghilang, dia pergi tanpa alasan yang jelas. Tiba-tiba saja hal yang tak terpikirkan terjadi dengan sigapnya. Dan itu yang sedang terjadi padaku . Ya mungkin saja. Mungkin dia pergi. Ya aku merelakannya. Terserah, apapun yang dia lakukan aku terima. Dan bodohnya, saat dia menghampiri aku menerimanya kembali. Hahahaaa dasar gadis bodoh. Konyol. Greget dengan kondisi perasaan yang aku alami sekarang. Kenapa harus begitu. Kenapa harus begitu murahnya. Kenapa tak ada kegengsian. Lantas apa yang harus aku lakukan ?? Bukankah cinta tak pernah mengenal kata GENGSI. Bukankah jika sedang dilanda rasa aneh itu tak mempedulikan apapun. laki-laki perempuan sama saja . Kalian tau, ya itulah manusia. Manusia yang sudah merasakan hal yang seperti ini ya memang begitu. Aneh ya ??? Iya aneh sekali. Entahlah, tak akan ada banyak kata yang dapat aku katakan. Mulut seakan terkunci oleh rasa yang meminta untuk diluapkan. Ada rasa ingin memiliki yang kuat disini. Tapi apadaya, jika seseorang yang disuka tak merasakan hal yang sama. Sedih, menangis, menyesal. Itu sudah biasa. Apalagi wanita yang tak punya nyali untuk mengungkapkan. Jangankan secara lisan, melalui tulisanpun tak mampu. Sehari, dua hari, seminggu sampai berbulan-bulan rasa aneh itu hanya bisa dipendam. Saat melihat dia bersenang-senang dengan yang lain. Ada rasa cemburu yang memburu dengan hebatnya. Hatiku berteriak !!! Aku juga ingin ikut serta dalam senyummu. Akupun ingin menjadi seseorang yang menyebabkan tawamu. Ya aku cemburu saat kamu dengan dia. Dia yang kata mereka perempuan yang menyukaimu juga. Dia yang selalu menghampirimu atau mungkin kamu yang menghampirinya. Aku cemburu melihatmu dengan dia berbincang terlalu lama. Kenapa ? Karena aku takut waktu kita bersama terlewatkan begitu saja. Aku ingin ada yang mengerti apa yang ada di kepala ku saat itu. Bahwa aku tak mau kamu berlaku seperti itu, bahwa aku cemburu. Aku ingin ada yang memberitahumu waktu itu, siapapun itu. Entah angin atau belalang yang berlalu lalang aku tak peduli asalkan kamu tau betapa resahnya kotakrahasiaku pada saat itu. Tuan, Setiap malam bahkan setiap saat rasa rindu selalu melanda. Tak banyak tingkah yang dapat aku lakukan. Hanya merenung dan berharap ada pesan yang kamu kirimkan untukku walaupun itu tak mungkin. Hahahahaaa lucu ya.. Siapa sih aku ? Hanya gadis bodoh yang menginginkan takdir indah bersamamu. Hanya Gadis kecil yang terlalu tinggi ketika berharap. Gadis kecil yang selalu ingin kamu perhatikan dengan tidak malunya. Kamu seseorang yang baru. Baru saja beberapa bulan ini aku kenal. Pertemuan singkat yang mungkin sudah direncanakan tuhan. Aku bersyukur. Oooh sungguh. Ini anugerah untukku. Kamu terlalu sempurna. Sampai aku takut, takut jika kita dipertemukan hanya untuk saling mengenal seperti yang sudah terjadi. Sudahlah... Aku tak ingin membahasnya lagi.
Malam ini, aku hanya ingin mengucapkan SELAMAT MALAM untukmu. Selamat malam yang sungguh aku ungkapkan dari getir rasaku yang paling dalam. Terimakasih sudah menciptakan senyum dibibirku yang kaku. Terimakasih sudah berhasil mencairkan perasaanku yang beku. Terimakasih sudah mengeringkan kotakrahasiaku yang selama ini basah tersiram luka yang tiada hentinya. Terimakasih telah singgah semoga tak sementara. Dan penuh dengan semoga kamu tak pergi dan selalu ada untuk menciptakan kisah yang tak akan terlupa selamanya .. #AnewSomeoneIizyami #theEnd
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar