Selasa, 29 Januari 2019

Teruntuk magenta 😔

Magenta, apa kabar..? Semoga baik-baik saja.
Oh ya, di syurga lagi musim apa..? Hujan atau kemaraukah..? Pasti indah..

Gen, semenjak lo pergi, gue jadi males nulis lagi. Gue kaya kehabisan kata-kata. Banyak suka duka yang gue lewatin bareng lo gen.. dari titik awal, semenjak gue gatau dunia sastra sampe gue faham dimana letak kerennya seorang penulis.
Genta, asli gue terpukul banget. Lo pergi tiba², tanpa sebelumnya Lo cerita banyak hal sama gue. Lo hebat gen, Lo kuat. Lo bisa nahan sakit yg luar biasa sakit tanpa gue curiga sedikitpun.
Tapi satu hal yg gue sesali gen, gue kecewa sama diri gue sendiri. Sampe skrg, buku rilisan yg kita idam²kan sejak lama, belum juga tembus editor. Maafin gue ya gen, tapi lo harus tau, sekarang gue bener² lagi Spend time buat menyelesaikan buku kita. Meskipun sekarang gue lagi Tired position😥
Gen,  lo tau..? betapa semakin berantakannya kisah hidup gue skrg, di usia yg belasan ini. Jujur gue belum siap Nerima ini semua.
Gue dulu pernah ditinggal mati seseorang dan butuh tahunan untuk memulihkan semuanya, dan skrg gue ditinggal lo, and I don't know .. yg jelas gue gak tau bisa nemuin sahabat sehebat lagi atau enggak..
Genta, kalo lo ada disini, kalo lo denger cerita ini. Gue cuma pengen lo tau, gue lagi capek, dan gue kangen banget sama Lo😥

Minggu, 27 Januari 2019

LDR itu bukan pilihan fachri..!!

Selamat malam Fachri...

Sudah 33 bulan kita bersama, selama itu pula Aisyah selalu menjaga hati untuk Fachri. Semenjak pertemuan kita dulu, Aisyah tidak pernah mencintai lelaki manapun selain Fachri. Fachri pasti tau kan..
Fai, tapi sekarang Aisyah takut, takut sekali. Dari hari ke hari hubungan kita semakin menjauh. Fachri terlalu sibuk dengan dunia Fachri, sehingga Aisyah tidak yakin apakah Aisyah masih tersimpan rapi atau tidak di hati Fachri.
Fachri, Aisyah tahu, apa yang Fachri  kerjakan sekarang adalah untuk masadepan fachri. Tapi Aisyah takut, kalau Fachri pergi untuk waktu yg cukup lama. Aisyah takut Fachri  berubah, takut Fachri tidak mencintai  Asiyah lagi.
Aisyah sangat mencintai Fachri dari dulu hingga saat ini. Tapi Asiyah tidak tau, apakah Aisyah bisa bertahan kalau Fachri pergi.
Aisyah hanya takut Fachri😥
Aisyah takut untuk berbagai kemungkinan,
LDR bukan hal yg harus di pilih..😥

Jumat, 25 Januari 2019

Diskusi Srikandi

Banyak orang mempunyai sudut pandang/pemikiran bahkan sampai mengatakan kalo cewek yg hobby nya, petualang, hiking, naik gunung, nyurug barijeng Asruk-asrukan, main di hutan, atau apalah itu sebutannya, rata² gabisa ngurus diri, frontal, tomboy kasar, Daan cenderung cuek sama pasangan/lawan jenis, (Katanya) Cause dia lebih enjoy dengan dunia petualangannya sendiri.
Eeeyyy.. itu hoax ah.
Sini deh, yg jauh mendekat, yg dekat merapat. Kita Ulin bareng Yuuuk.. biar tau apapun hobby kita, tapi tetep jiwa kewanitaan kita pasti ada. Terutama dalam hal ingin selalu di lindungi dan diperhatikan (KodeKerasIni)..😂😂 Kita justru lebih romantis🤭
Keahlian masak juga bisa di adu deh, cuman bedanya kita lebih berani dan ga ngalay² manja😎
Inget, banyak type perempuan di dunia ini, tinggal kalian mau menilainya dari sudut pandang yg mana 😂😂 #DiskusiSrikandi🍃

Selasa, 15 Januari 2019

Tempatmu pulang

RTHu"Aku pernah menunggu seseorang di sini. Bertahun-tahun lalu. Menyaksikan burung-burung camar yang pulang, kapal-kapal bersiluet, hingga akhirnya senja benar-benar saga, kemudian matahari terbenam."

"Kau patah hati?"
"Tidak. Untuk apa?"

"Seseorang yang kau tunggu tak pernah tiba membawa debar atau kabar, bukan?"

"Aku tidak patah hati untuk seorang pria."

"Lalu?"

"Aku hanya sedang terkenang."

"Apa bedanya? Kau tak pernah bisa lupa kan..?"

"Kenangan bukan seperti benang layang-layang. Saat kita merasa muak, kita bisa memotong benang tersebut, kemudian menyambung dengan rangkaian yang kita inginkan. Bagiku, Kenangan itu seperti jalinan tikar, saling anyam saling silang. Tak bisa kita memisah sebagiannya saja. Semuanya terhubung serta saling terkait dengan masa lalu dan masa depan."

"Untuk apa? Kau menunggu seseorang, bertahun-tahun, dan kau kesepian. Percayalah, aku selalu disini, selalu untukmu. Aku... Aku mencintaimu Ans😐"

Suara gemerisik kecil daun-daun kering menemani setiap langkahnya. Gadis itu terdiam. Ia hanya tak ingin melebih-lebihkan perasaan. Jika ia pernah bertemu seseorang, kemudian berpisah, dipisah atau terpisah, bukankah itu lumrah?

Kehidupan seperti angka delapan yang di atasnya kereta melaju membawa kita. Pada titik tertentu, kita akan selalu sampai ke tempat semula. Sebuah rumah, misalnya. Dengan lengan yang terentang di ambang pintu, menunggu kita mendekat dan memeluk.

_____
Kepada hatimu, aku perahu yang tertambat

Jika aku pulang, adakah aku telah terlambat?
_____

"Jatuh cintalah. Kita masih manusia. Kita butuh itu. Cinta tempat kita kembali dari lelah perjalanan. Cinta yang serupa rumah, kau bilang.  Rumah yang tak pernah mengeluh meski kau bercerita tentang sakit kepala dan demam. Rumah yang merengkuh, rumah yang..."

"Apa?"

"Rumah yang menerimamu apa adanya."

"Aku tak pernah bertemu dengan rumah yang serupa."

"Mungkin ia rumah yang lapuk dimakan waktu, rumah yang dibakar matahari bertahun-tahun. Namun kau harus yakin , ia adalah rumah yang selalu menunggumu."

"Siapa?"

"Aku, penggemarmu." 😊.               @Kopians

Senja turun dengan manis. Gradasinya menyentuh tubuh mereka dengan sinarnya yang hangat. Adakah yang lebih indah dari dua orang yang bertemu, bersama dan kemudian bersatu karena cinta? Betapa ajaibnya hati yang mampu menampung segala rasa seluas jumantara. Mengembalikan yang pernah hilang kembali pulang. Kita merindukan tempat-tempat, bukan? Entah kemudian kita singgah ke sana bersama kenangan atau seseorang yang baru.

_____
Kau adalah gelombang yang marah di lautan

Menghempas kapal-kapal

Memecah buih di karang

Namun aku percaya, suatu saat kau akan pulang

Mencariku sebagai pantai

Tempat kau melepas landai

Menjelma buih

Menyentuh tubuhku yang pasir.
_____