40 hari sudah mama kehilanganmu nak. Adek datang dihidup mama tanpa disangka-sangka dan pulangpun tanpa mama sangka juga. Maafkan mama atas airmata yang tidak pernah selesai ini. Mungkin semua orang akan biasa saja setelah kepergian adek, tapi mama papa...tampaknya sampai saat ini hanya mama papa yang hancur dan selalu menangis ketika teringat adek. Tapi adek harus tau, Mama papa sudah sangat sabar dan ikhlas melepas kepergian adek, mama juga sudah bisa ketawa kenceng dan beraktivitas normal meski kadang airmata mama suka tiba-tiba jatuh kalo kangen adek heheee gak apa-apa ya nak..
Maaf ya nak, semenjak kepergian kamu mama selalu sibuk bertanya "kenapa harus adek yang diambil?" Padahal seharusnya mama banyak belajar untuk mengatakan "makasih ya allah udah pinjemin kamu untuk hidup dirahim mama dan lahir ke dunia ini untuk menyapa mama meski hanya sebentar". Harusnya mama bilang gitu kan ya nak. Mama sering lupa kalau semua yang mama punya di dunia hanya titipan. Termasuk hadirnya adek juga adalah titipan dari Allah buat mama.
Awal-awal kehilangan adek, mama selalu menyalahkan diri mama bahwa dosa yang mama punya terlalu banyak sehingga allah marah sama mama dan mengambil kamu dari hidup mama. Tapi sekarang Mama pelan-pelan belajar nak, ternyata kehilangan itu bukan hukuman buat mama. Tapi cara Allah ngajak mama papa untuk sadar, kalau akhirnya semuanya ini tentang "Pulang". Mama papa juga akan menyusul adek, satu persatu, tinggal menunggu giliran saja. Jadi, adek tunggu mama disana ya sayang.
Maaf ya nak.. makam adek masih berantakan karena rumputnya baru mama tanam. Nanti kalo sudah tumbuh hijau mama rapihin lagi ya sayang π«Άπ»
