Sabtu, 07 April 2018

Sajak Zam...


Aku mencintaimu dalam puisi ini
seperti potongan yang sengaja kau sisakan sebelum membawa seluruh isinya.
lalu kucoba rekatkan pada setiap kepingan yang bukan lagi peluk.
Disudut kamar ini, segala yang menggema tentangmu di dinding lapuk. ada yang lebih redup dari neon diatasi flapon yaitu gemerlap lampu kecil dalam ingatanku.
Sebagian kecil, kenangan kering yang menyala dilindapi bara ; nyalanya melumat sepi, hingga tuntas seluruh kelu jadi pelatu.
Aku mencintai bagian kecil dalam puisi ini Zam...
Seperti mengabadikan kepinganmu yang kusulut bersama rindu..

Leuwisadeng-Bogor, Sabtu 07 April 2018

Tidak ada komentar: