Liburan kali ini serasa lebih cepat berlalu. Baru saja kemarin jingkrak jingkrak tak karuan karna libur sudah tiba. Skrg bahkan besok sudah mulai lagi melakukan aktivitas rutin. Baru saja melepaskan ketertekanan yg dihadapi setiap harinya. Namun besok sudah harus menghadapinya lagi. Aku merasa sedikit menyesal , karna waktu liburanku terbuang sia sia. Aku mnysal krna tak menggunakan waktu itu dgn baik. Aku mnyesal karna slama liburanku tak digunakan untuk mncari pengetahuan yg memang pasti akan aku butuhkan kelak. Tapi sudahlah, aku tak ingin mnyesalinya lagi. Karna percuma kan ??
Besok sklah, besok aku akanl mlakukan kegiatan yg melelahkan namun mnyenangkan. Esok aku akan bertemu dgn org yg mnyayangiku. Termasuk menemui seseorang yg baru2 ini membuatku terus memikirkannya. Orang yg mungkin bisa dikatakan sbagai pengganti dia yg membuatku gila setengah mati. Aku tak ingin kjadian bodoh yg dulu slalu kulakukan trjadi lagi. Aku terus mncba melawan . namun nihil. Aku gagal..
Entahlah, mungkin ini rencana tuhan untuk membagi pikiranku kebeberapa titik agar aku tak meemfokuskan diri untuk memikirkan seseorang yg sudah membuatku mnjadi wanita tergila di dunia ini. Mungkin ini belum benar2 ku pahami. Tapi aku yakin ini yg terbaik. Terbaik untuk hidupku kedepannya.
Entahlah, mungkin ini rencana tuhan untuk membagi pikiranku kebeberapa titik agar aku tak meemfokuskan diri untuk memikirkan seseorang yg sudah membuatku mnjadi wanita tergila di dunia ini. Mungkin ini belum benar2 ku pahami. Tapi aku yakin ini yg terbaik. Terbaik untuk hidupku kedepannya.
Aku merasakan kesenangan yg berbeda ketika melihatnya. Kesenangan yg dulu prnah kurasakan sebelumnya. Aku takut jatuh lagi, aku takut trbang trlalu tinggi. Bila akhirnya aku trhempas tan ada yg menemani. Aku tak ingin ada harapan yg menyakitkan lagi...
Gadis bodoh, kamu ini bicara apa ?? Dia itu tak memberikan tindakan untuk membuatmu jatuh cinta ?? Kamu baru mengenalnya . bahkan kamu belum pernah mnyapanya dgn seksama. Belum pernah sama sekali. Kamu hnya brani brbicara di belakang. Melihatnya dari kjauhan. Apa itu akan menimbulkan harapan???
Kurasa tidak. Namun aku tetap brusaha mnjaga agar harapan itu tak ada. Aku berusaha mengimbangi dgm keadaan yg tak mmungkinkan...
Tuhaaaaan . tetap jaga hatiku untuk tak jatuh lagi. Aku tak ingin mrasakan hal yg sedang aku rasakan ini semakin besar. Luka yg dulu saja belum mengering. Aku tak ingin luka itu tertimpa lagi ktika aku belum siap menerimanya. Aku masih terlalu kecil untuk mrsakan hal yg serti ini tuhaan. Aku masih blum siap. Pngalamanku tntang hal sperti ini masih terbatas. Namun aku slalu menerima ini sbagai hal pendewasaan. Aku mensyukuriNya..
Waktu itu, aku tak pernah berpikir kjadiannya akan sperti ini. Kurasa ini trjadi diluar keinginanku. Sungguh aku tak ingin menginginkannya namun harus tetap menerimanya. Aku tak ingin menjatuhkan hatiku kepada seseorang yg mustahil untuk di dapatkan.
Aku tak ingin bertahan dalam diam lagi. Kemampuanku untuk bertahan sudah cukup habis ktika mempertahankan seseorang yg dulu sangat kuinginkan namun tak pernah menganggapku ada. Aku lelah jika itu trjadi lagi . akupun punya prinsip. Aku ingin memperjelas. Tapi perasaan benar2 tak bsa di lawan. Semuanya bertplak belakang. Hati dan keinginanku tidak sejalan. Aku tak bisa berbuat apa apa ?? Karna apupun yg kulakukan pasti akan kandas. Percuma mati matian melawan yg ada hanya kesesakan terus menerus melanda. Aku mncoba menghiraukanNya. Tapi tetap saja tak bisa. Ini seperti kutukan. Tapi meskipun begitu, aku hanya Minta satu Tuhan . *jangan biarkan aku mencintaiNya*
Karena *Aku masih mengharapkan seseorang yg dulu dan sampai sekarang belum aku dapatkan* aku tak ingin perasaan sayangKu yg utuh terbagi lagi. Cukup untuk engkau, orangtuaKu dan Dia .... ♥Tuan tampan♥ smile emotikon
Kurasa tidak. Namun aku tetap brusaha mnjaga agar harapan itu tak ada. Aku berusaha mengimbangi dgm keadaan yg tak mmungkinkan...
Tuhaaaaan . tetap jaga hatiku untuk tak jatuh lagi. Aku tak ingin mrasakan hal yg sedang aku rasakan ini semakin besar. Luka yg dulu saja belum mengering. Aku tak ingin luka itu tertimpa lagi ktika aku belum siap menerimanya. Aku masih terlalu kecil untuk mrsakan hal yg serti ini tuhaan. Aku masih blum siap. Pngalamanku tntang hal sperti ini masih terbatas. Namun aku slalu menerima ini sbagai hal pendewasaan. Aku mensyukuriNya..
Waktu itu, aku tak pernah berpikir kjadiannya akan sperti ini. Kurasa ini trjadi diluar keinginanku. Sungguh aku tak ingin menginginkannya namun harus tetap menerimanya. Aku tak ingin menjatuhkan hatiku kepada seseorang yg mustahil untuk di dapatkan.
Aku tak ingin bertahan dalam diam lagi. Kemampuanku untuk bertahan sudah cukup habis ktika mempertahankan seseorang yg dulu sangat kuinginkan namun tak pernah menganggapku ada. Aku lelah jika itu trjadi lagi . akupun punya prinsip. Aku ingin memperjelas. Tapi perasaan benar2 tak bsa di lawan. Semuanya bertplak belakang. Hati dan keinginanku tidak sejalan. Aku tak bisa berbuat apa apa ?? Karna apupun yg kulakukan pasti akan kandas. Percuma mati matian melawan yg ada hanya kesesakan terus menerus melanda. Aku mncoba menghiraukanNya. Tapi tetap saja tak bisa. Ini seperti kutukan. Tapi meskipun begitu, aku hanya Minta satu Tuhan . *jangan biarkan aku mencintaiNya*
Karena *Aku masih mengharapkan seseorang yg dulu dan sampai sekarang belum aku dapatkan* aku tak ingin perasaan sayangKu yg utuh terbagi lagi. Cukup untuk engkau, orangtuaKu dan Dia .... ♥Tuan tampan♥ smile emotikon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar