CERPEN
*pelajar&pendidik*
Kisah nyata . cuplikan dari seseorang . namun nama disamarkan ..
"Kha mau upacar gak?" tanyaku sembari menyimpan tas pada bangku paling belakang. "Gak ah males". JawabNya.
"Aku juga gak ikut upacar ah , kita diam dikelas aja ya kha?" timpalku.
"Sekalian bantu aku buat download juga yak ?" rengeknya padaku . "okelah" jawabku singkat..
"Aku juga gak ikut upacar ah , kita diam dikelas aja ya kha?" timpalku.
"Sekalian bantu aku buat download juga yak ?" rengeknya padaku . "okelah" jawabku singkat..
Upacara pun dimulai. Semua tman"ku meninggalkan ruang kelas kecuali aku dan khakha. Setelah upacara selesai terlihat raut wajah smua temanku lelah.
"Kamu gak upacara putt?". . tanya nisa padaku. " hehee nggak cha,". Jawabku singkat..
" padahal tadi ada guru garang itu lhooo !! " . tapi aku tak menggubris omongannya itu. Aku hanya tersenyum seolah tak peduli. Aku langsung duduk.
Jam pertama pun mulai. Hari ini pas pelajaran bahasa indonesia dan aku di kejutkan oleh sosok lelaki yang datang berasama pak ade, guru indonesiaku. Meski sering trlihat kali ini aku mrasakan hal yg berbeda. Aku sempat bingung, untuk apa dia menuju kelasku bersama pak ade . Dia adalah guru indonesia juga. Namun sosoknya berbeda dari yg lain. Dia sangat ditakuti oleh semua murid termasuk aku. Dia galak juga tampan smile emotikon aku selalu mnyebutnya pak garang, padahal namanya pak Fahri..
"Kamu gak upacara putt?". . tanya nisa padaku. " hehee nggak cha,". Jawabku singkat..
" padahal tadi ada guru garang itu lhooo !! " . tapi aku tak menggubris omongannya itu. Aku hanya tersenyum seolah tak peduli. Aku langsung duduk.
Jam pertama pun mulai. Hari ini pas pelajaran bahasa indonesia dan aku di kejutkan oleh sosok lelaki yang datang berasama pak ade, guru indonesiaku. Meski sering trlihat kali ini aku mrasakan hal yg berbeda. Aku sempat bingung, untuk apa dia menuju kelasku bersama pak ade . Dia adalah guru indonesia juga. Namun sosoknya berbeda dari yg lain. Dia sangat ditakuti oleh semua murid termasuk aku. Dia galak juga tampan smile emotikon aku selalu mnyebutnya pak garang, padahal namanya pak Fahri..
Lelaki itu sudah berada di depan kelasku. Tanpa pikir panjang lagi aku langsung bertanya pada nisa sobat karibku . "dia mau ngapain kesini cha ?" . tanyaku. " lhoo... Emangnya kamu gak tau, pak fahri kan yg menggantikan pak ade sebagai guru bahasa indonesia kita."
Tak ada lagi jawaban yg kuUtarakan. Aku terdiam.
Tak ada lagi jawaban yg kuUtarakan. Aku terdiam.
Pak fahri memperkenalkan dirinya .meski semua murid sudah tahu namanya. Secara dia itu guru tergalak disekolah ini. Dan benar saja, dia akan menggantikan posisi pak ade sebagai guru bahasa indonesia dikelas ini . ya tuhaaaaannn.... Apa yg harus kulakukan.
Banyak pertanyaan yg keluar dari mulut temanku kecuali aku. Saat itu, aku hnya tertawa atas pertanyaan yg mereka di lontarkan.
Esok hatinya anaak anak merasa berbeda belajar dengan guru terasbut. Awalnya memang menjenuhkan. Akupun pada saat itu tidak memperhatikan pelajarannya . aku hanya sibuk membaca novel. Maklum sajalah mungkin dia masih canggung mengajar dikelasku ini. Apalagi semua temanku ini super hyper aktif..
Setelah beberapa hari belajar dgnNya . tiba tiba aku bingung karena hari itu aku tidak melihatnya. Entah dia kemana. Pelajaran indonesia akan segera dimulai. Tapi guru itu tidak menampakan batang hidungnya. Lalu pak ade memberikan pengumuman bahawa pak fahri hari ini tidak masuk . "hari ini pak fahri tidak masuk karena sakit". Katanya.
Aku tersentak mendengarnya. "Hah, dia sakit, kenapa bisa sampai sakit? Apa dia punya penyakit berat sebelumnya? Oh tidak aku turut bersedih !" bisikku dalam hati.
Entah knapa kala itu rasa khawatir menyerangku. Apa yg terjadi. Apa aku mulai menyukainya . itu tak mungkin terjadi.
Aku tersentak mendengarnya. "Hah, dia sakit, kenapa bisa sampai sakit? Apa dia punya penyakit berat sebelumnya? Oh tidak aku turut bersedih !" bisikku dalam hati.
Entah knapa kala itu rasa khawatir menyerangku. Apa yg terjadi. Apa aku mulai menyukainya . itu tak mungkin terjadi.
Beberapa hari aku tak melihat dia. Serasa ada yang kurang. Akupun tak mengerti knapa. Dalam hati aku bertekad untuk mncoba mendekatinya. Meskipun hanya ingin mencuri ilmunya dan ingin mnjadi teman dekatnya atau lebih spesifiknya menjadi adik angkatnya .
Satu minggu berlalu tanpa guru itu. Tapi mataku langsung berbinar. Saat melihat sosok lelaki yg sedang duduk di dalam lab. Dan itu trnyata benar dia, guru pujaanku !! smile emotikon tanpa disadari bahwa aku telah mengakui bahwa aku mnyukainya . ohh tuhaann .
Kini dia telah kembali, semangatku pun membara kembali. Ketika dia tentang menerangkan tentang Akun untuk seluruh siswa. Aku memperhatikannya dengan penuh kehangatan . perasaan aneh itu muncul dengan derasnya..
Beberapa pertemuan telah kita lewati dan akupuun diam diam Nge add facebooknya. Follow twitternya Dan hari itu juga langsung dikonfirmasi. Tak puas dengan facebook dan twitter Akupun memberanikan diri untuk meminta nomor hpNya . walhasil gagal. "Pak mana ? 2 digit lagi aja ". Pakksaku
Tapi aku tak menyerah. Saking ingin memiliki nomor hpNya. Setiap kali aku bertemu dengannya pasti aku selalu meminta.
Tapi aku tak menyerah. Saking ingin memiliki nomor hpNya. Setiap kali aku bertemu dengannya pasti aku selalu meminta.
Banyak cara yg audah aku lakukan untuk mendapatkan nomor hpnya. Dan kali iu aku punya inisiatif untuk meminta kepada pak dani. Aku mencari pak dani dan akhirnya aku menemukannya juga. "Pak saya minta nomor hpnya pak fahri, bpak punya gak ??". Rengekku.
"Minta aja langsung sama orangnya putt!" jawabnya.
Tolongin saya pak, ini penting. Kemaren saya gak sempet minta". Paksaku dengan sedikit berbohong.
"Minta aja langsung sama orangnya putt!" jawabnya.
Tolongin saya pak, ini penting. Kemaren saya gak sempet minta". Paksaku dengan sedikit berbohong.
Dan setelah memohon mohon akhirnya dikasih juga. OH ya, pak dani ini guruku juga , dia guru matematika. Dan yang aku lihat dia ini sangat dekat dengan pak fahri.
" ternyata untuk mendapatkan nomornya saja butuh perjuangan yah" . bisikku dalam hati. Aku save nomor tersebut dengan nama *my_sIr*
Kriing...kriiing.. Bel pulang pun berbunyi ..
" ternyata untuk mendapatkan nomornya saja butuh perjuangan yah" . bisikku dalam hati. Aku save nomor tersebut dengan nama *my_sIr*
Kriing...kriiing.. Bel pulang pun berbunyi ..
Setelah sampai rumah aku memberanikan diri untuk mengirim sms padanya. Walaupun hanya skdar untuk memberitahu nomorku. Tapi hasilnya mengecewakan . dia tak membalas pesanku. Lama aku menunggu akhirnya hpku bergetar dan ternyata itu sms darinya. Dengan smangat yg tinggi aku buka sms trsebut. Tdk terlalu lama kami saling bertukar pesan . setelah hari itu hari hariku terasa indah bahkan aku tak ingin melewatkan seharipun tanpa dia. "Mungkinkah aku jatuh cinta pada guruku sendiri?". Hatiku bertanya.
Setelah aku mengetahui bahwa dia sudah memiliki kekasih. Awalnya kaget juga. Tapi aku tak peduli. Yg ada aku semakin ingin dekat dengannya. Aku dan guru pujaanku ini smakin dekat dan akrab. Bahkan teman2ku mengira bahwa aku telah jatuh cinta padanya. Walaupun pada knyataanya benar, namun aku tetap mengingkari perasaan itu, karna aku takut setelah dia tau kan perasaanku, dia akan menjauh dariku..
Suatu malam aku mengirim pesan singkat untuknya. Tak lama dia menjawab pesanku. Sampai larut malampun kami masih berkirim pesan. Hingga akhirnya pada suatu pagi, aku tak melihat kberadaannya disekolah. Anak anak bilang siih dia ngambil cuti selama 3 minggu untuk memfokuskan diri terhadap kuliahnya. Aku bingung. "padahal kan semalam kami masih berkabaran, tapi knapa dia tak memberitahuku". Tanyaku kebingungan.
"Tapi dia sudah bilang sma si rani kalu dia ngambil cuti". Sahut salah stu temanku.
Saat itu hatiku brtanya tanya . perasaan takut dan rasa cemburu mulai menghantuiku.
" kenapa dia tak memberitahuku? Apa dia tak ingin aku tau ? Tapi knapa harus rani yg di beri tahu?ini tak adil". Hatiku bertanya tanya. "Mungkin karena rani itu KM di kelas ini. Jadi wajar dia mmberitahu rani".jawabku. Menenangkan hati. Aku harus berfikir positif dan berharap dugaanku atas kedekatan mereka akhir2 ini salah. Semakin hari aku melihat mereka smakin akrab dan semakin dekat saja
Bahkan mereka sering coment coment an di fb. Banyak yg bilang mereka juga sering smsan.
"Pantas sja diaa jarang mebalas sms dan comentku . mungkin karna dia lebih melih rani". Bisikku lirih.
"Tapi dia sudah bilang sma si rani kalu dia ngambil cuti". Sahut salah stu temanku.
Saat itu hatiku brtanya tanya . perasaan takut dan rasa cemburu mulai menghantuiku.
" kenapa dia tak memberitahuku? Apa dia tak ingin aku tau ? Tapi knapa harus rani yg di beri tahu?ini tak adil". Hatiku bertanya tanya. "Mungkin karena rani itu KM di kelas ini. Jadi wajar dia mmberitahu rani".jawabku. Menenangkan hati. Aku harus berfikir positif dan berharap dugaanku atas kedekatan mereka akhir2 ini salah. Semakin hari aku melihat mereka smakin akrab dan semakin dekat saja
Bahkan mereka sering coment coment an di fb. Banyak yg bilang mereka juga sering smsan.
"Pantas sja diaa jarang mebalas sms dan comentku . mungkin karna dia lebih melih rani". Bisikku lirih.
Akhir2 ini prasaan takut dan cemburu sering menghantuiku. Hingga pada hari minggu tepatnya pada tanggal 18 september 2014. Aku dan teman teman sekelasku mengadakan acara renang ke kolam renang yg ada di daerah bogor. Sengaja aku mengajak sebagian guru juga. Dan kebetulan guru pujaanku. Pak fahri ikut. Tadinya kau brhatap hari itu adalah hari trindah sesuai harapanku. Tpi trnya semuanya mnjadi buruk. Smua harapanku indahku hilang. Setelah aku tahu bahwa rani juga ikut dalam acara tersebut.
Dalam perjalanan posisiku tepat berada di depan pak guru. Tapi di sampingnya tetap aja ada si rani yg slalu disisinya. Dalam perjalanan saja hatiku sudah tercabik cabik oleh kecemburuan yg tak pernah usai. Apalagi setelah aku CCP kearahnya. Aku melihat mereka saling becanda sambil memegang tangan. Saat itu aku maaih bisa menahan kemarahanku. Sesampainya dsna aku memberanikan diri untuk berjalan bedua dengannya. Tapi tetap saja seolah dia menganggapku tak ada .
Bahkan pada suatu ktika kami melawati jalan yg licin. Dia berhasil menuju kesana. Tp pada saat aku meminta bantuannya untuk menolongku. Dia hanya memberikan jalan yg mudah dibanding untuk membantuku. Sedangkan ktika rani yg akan melewati jalan itu dengan sigap ia langsung menolongnya.
Bahkan pada suatu ktika kami melawati jalan yg licin. Dia berhasil menuju kesana. Tp pada saat aku meminta bantuannya untuk menolongku. Dia hanya memberikan jalan yg mudah dibanding untuk membantuku. Sedangkan ktika rani yg akan melewati jalan itu dengan sigap ia langsung menolongnya.
Hatiku benar benar hancur saat itu juga. Aku berusaha sedikit mnjauh dan menyembunyikan rasa sakit hati yg kuarasa. Stelah kau mulai mrasa tenang, aku mengajak mereka untuk makan terlebih dahulu sebelum nyemplung kedalaam kolam. Setelah selasai makan , kami pun segara berfoto dan bermain air. . sesekali aku mngarahkan pandanganku kearahnya. Tapi yg kulihat dia sedang berasyik foto bersama rani . sakit . benar2 sakit . tapi aku berusaha mengendalikan emosiku yg hampir mencapi puncaknya ...
Setelah puas berenang. Kamipun hendak pulang. Ternyata saat aku melihat rani yg sedang menyender ketangan guru pujaanku dan memegang jacket milik dia . aku marah . aku telah sampai puncak kemarahanku. Aku benar benar marah . hatiku pun hancur lebur . saat itu juga , aku langsung prgi mninggalkan mereka tanpa pamit dan tanpa sepatah ktapun. Aku menahan tangis. tapi , tetap sja aku tak bisa menyembunyikan tangisku.
" sadarkah kamu, bahwa aku cemburu pak! Aku mencintai dan menyayangimu. Tapi kenapa bapak tak pernah menghargai sedikit saja perasaan yg saya rasakn. cry emotikon pak guru I Love You ". Hardikku dalm hati.
" sadarkah kamu, bahwa aku cemburu pak! Aku mencintai dan menyayangimu. Tapi kenapa bapak tak pernah menghargai sedikit saja perasaan yg saya rasakn. cry emotikon pak guru I Love You ". Hardikku dalm hati.
Dalam mobil kutunggu kdatangan mereka . aku tak sanggup mnahan luka yg benar2 sakit ini. Tak lama kmudian mreka muncul . dengan wajah marah dan mata sembab karena mnangis. Aku lngsung menutupi wajahku dengan jacket yang kubawa . dalam perjalanan pulang aku tak mengeluarkan suara sedikitpun.. Meski banyak temn2ku yg menghibur. Namun tetap saja aku tak bisa tersenyum . rasanya hatiku terlalu hancur untuk bisa trsnyum lgi dan akhirnya aku pulang dengan hati hancur dan tercabik cabik.
Keesokan harinya banyak anak yg membicarakanku. Seolah olah mereka tau akan kehancuranku. Tapi aku tak peduli karan pada saat itu aku masih saja tetap murung atas kjadian itu. Bahkan aku ingin mnghapus hri itu dalam hiduku. Aku juga bertekad untuk membenci guru itu. Berusaha menghindarinya dan menghilangkan smua prasaanku terhadapnya. Aku taki ingin terus menerus trluka akan hal ini. ...
anak anak mngajakku ke lab. Awalnya aku mnolak. Karna aku tau kalau di lab ituu ada pak fahri. Namun dgn rasa terpaksa aku mnuruti dgn kmauan mereka. Ketika di lab. Aku tak bersikap sperti biasanya. Mungkin dia merasa ada yg aneh dgn sikapku. . dan aku juga tau dia mmprhatikan sikapku.
Seminggu lamanya aku berskap dingin terhadap dia dan aku menganggap seolah dia tak ada. Hingga suatu sore aku membuka akun facebook ku. Aku melihat banyak pemberitahuan yg menyukai statusku. Dan juga ada satu pesan masuk. Awalnya aku tegang, mungkin itu adalah pesan darinya untuukku. Dan ternyata benar. Dalm pesannya dia menanyakan keadanku yg akhir2 ini berubah padanya. Dalam hati aku berbicara "pak guru,apakah bapak tak sadar akan perasanku ini?"...
Awalnya aku menjawab pesan itu dengan jutek dan dingin. Tapi suasana mnjadi cair saat dia mulai membujukku. Untuk mnceritakan perasaanku padanya. Saat itu aku marah karena aku tak ingin dia tahu.tapi trnyata smua temanku sudah brcerita entang perasaanku hingga akhirnya aku mengalihkan pembicaraan. Kami bertukar pesan sampai larut malam dan supaya lebih trasa akrab aku memanggilnya *akang* bukan lagi panggilan bapak seperti dulu..
Keesokan harinya saat bertemu diskolah. Aku masih mrasa canggung untuk brikap ramah padanya. Setelah sebelumnya aku bersikap marah padanya. Tapi lama kelamaan dia mulai bersikap baik padaku. Smsku sering dibales. Namun di fb tidak. Karena dia takut teman2ku mngetahui kedekatanku denganya. Yaaa layaknya seorang kakak kepada adiknya . smpai pada pmbagian raport dan liburan selama 2 minggu pun kami masih tetap berkomunikasi. Entah sampai kaan dia akan menganggapku sebagai seorang adik. Yg jelas hubunngan kita semakin dekat. Namun rasa cemburu tetap ada ketika ia berdekatan dgn perempuan lain. Aku hanya bisa tersenyum dan berdoa dalam tangis " siapapun yg dia cintai , aku berharap dia selalu bahagia meski aku harus tersiksa atas perasaan ini".
Terkadang aku bertanya dalam hati *salahkah jika seorang murid mencintai gurunya sendirii ?* teriakku dalam hati ...
Alhamdulilahhh karya sendiri. Meski masih banyak yg harus diperbaiki. Sedang proses belajar smile emotikon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar