Senin, 10 Desember 2018

J A R A K

Jarak sejauh ini tak mampu membuat kita berbuat dan bergerak lebih banyak. Seakan-akan aku dan kamu tak punya ruang untuk saling
bersentuhan juga saling menatap. Rasanya menyakitkan jika keterbatasanku dan keterbatasanmu menjadi penyebab kita tak banyak tahu dan tak banyak bertemu. Setiap hari, kita menahan rindu yang semakin
menggebu dan tak mereda. Inikah cara cinta menyiksa? Melalui jarak ratusan kilometer? Aku menghela napas, membayangkan jika kamu bisa terus berada di sampingku dan merasakan
yang juga kurasakan. Namun, percayalah, sayang, tak saling bersentuhan bukan berarti cinta kita punya banyak kekurangan.
Apa yang kucari dan apa yang kamu cari? Tak ada, kita masih meraba-raba apa itu cinta dan bagaimana kekuatan itu bisa membuat kita bertahan. Rasa cemburu, rasa ragu, dan rasa
rindu sebenarnya adalah pemanis. Tidak ada hal yang sangat berat, jika kita melalui berdua; melewatinya bersama.
Selama bulan yang kita lihat masih sama, selama sinar matahari yang menyengat kulit kita masih sama hangatnya, maka pertemuanku dan kamu masih akan tetap terjadi.
Jarak hanyalah sekadar angka, jika kita masih memperjuangkan cinta yang sama.

~Ipok•

Tidak ada komentar: