Turn Back To Reality
HARI INI
Terus berjalan walaupun kaki terluka
menginjak
serpihan hati yang kamu hancurkan.
Tuan, tubuhku lelah sekali, di tampar
serpihan
rindu, yang tak kunjung bertemu. Aku belum
benar" bahagia jika pertemuan nyata itu
belum tercipta. Aku ingin kamu
memahaminya, itu saja cukup. Aku ingin
kamu mengerti bahwa aku menunggu
pertemuan nyata itu terjadi, meski dengan
ketidaksengajaan. Okelah tak mengapa. Aku
hanya menginginkan itu saja. Cukuup...
Apakah sulit? Apakah luarbiasa sulit?
Sehingga kamu harus mengorbankan
dengan upaya dan tenaga atau apapun itu?
Tidak kan ? Aku ingin melihat matamu yang
sendu, aku tidak butuh kata kata manismu
yang sebenarnya aku juga menginginkan itu,
aku tidak butuh keistimewaan apapun yg
kamu punya. Aku hanya ingin melihat
senyum tipismu, itu saja tuan.
Jangan berfikir lagi, bahwa aku ini gadis kecil
yang tak tau malu, jangan berfikir lagi bahwa
aku ini gadis kecil yang benar" sudah gila.
Aku masih sadar. Aku masih tau letak
posisiku dimana. Tapi inilah adanya. Apalah
daya gadis yang terlalu banyak berharap.
Berharap seseorang dengan wajah tampan
datang menghampiri dengan manisnya.
Berharap seorang pria dewasa datang
dengan senyum tipis yang menggelora. Ini
harapan ? Bukan kenyataan. Ya aku tau,
harapan memang selalu tinggi. Seperti
mimpi yang tidak pernah dipercayai oleh
siapapun.
Aku ini siapa siih? Hanya gadis tomboy yang
menyukai olahraga tenis meja, basket dan
suka berfikir aneh, tidak terlalu cantik, Hanya
gadis kecil berumur belasan yang terus
bertahan dalam diam dan memperhatikan
seorang pria dewasa yg terus menerus
menutup mata dan menulikan telinga,
Hanya gadis kecil yang terus menerus
mengharapkan takdir indah.
Dan kamu... Hahahaaa jauh berbeda.
Bertolakbelakang ?? Yaa tentunya.. kamu
terlalu indah untuk aku definisikan. Terlalu
banyak keluarbiasaan yang ada dalam diri
kamu. Keluarbiasaan yang memang sedikit
sulit untuk diungkapkan dengan kata".
Aku mencintaimu tuan. Maka dari itu aku
selalu menitipkan doa untuk kebahagiaan
dan keselamatanmu. Dengan siapapun dan
dalam keadaan apapun. Haahaa lancang
sekali gadis kecil ini. Mengungkapkan
perasaan dalam tulisan meskipun ia tau
seseorang itu akan menjalin hidup dengan
wanita yang dicintainya. Berusaha terlihat
polos seakan perasaannya tidak tergores luka
sedikitpun.
Konyol. Benar" konyol.
hatimu terbuat dari apasih gadis kecil? Dia
sudah mau pergi? Dia sudah bahagia dengan
nona cantik itu? Jangan terus berharap
dalam angan. Jangan terus memancing air
matamu untuk jatuh lagi. Sayangi batinmu.
Jangan terus memaksa untuk melawan
takdir. Ini akan terjadi, ini rencana tuhan.
Pria dewasa itu bukan untuk kamu gadis
kecil. Kamu hanya dinasibkan untuk
mengenalnya saja. Dan itu sudah berakhir
sampai sini. Jangan terus berharap lebih,
karena itu akan lebih menyakitkan.
Hilangkan dia, biarkan ini jadi kenangan aneh
yang memang tak akan terlupakan.
Melupakan memang cara yang salah, tetap
berdamai dalam keadaan, meskipuun itu
menyakitkan. Hilangkan perasaan aneh mu
itu gadis kecil. Biarkan perhatian nya yg
kmarin" jadi dorongan semangatmu.
Kedekatanmu dengan pria dewasa itu sudah
berakhir. Dia sudah benar" akan bahagia
dengan nona cantik nan baik itu. Doakan,
apapun yang membuatnya bahagia.
Bukankah cinta tak harus selalu memiliki.
Percayai pernyataan itu. Kamu mengerti
akan perasaanmu sendiri gadis kecil.
Cepatlah sadar dari mimpi semu itu. Kembali
kedunia nyata meski penuh kesakitan
didalamnya. Dia cinta pertamamu kan ?
Simpanlah namanya dalam kotak rahasiamu.
Simpan dalam ruang yang tidak akan
tersentuh oleh siapapun. Percayalah suatu
saat nanti akan lebih indah...
Dear My first love
By
Siti khopipah aliskandar
Terus berjalan walaupun kaki terluka
menginjak
serpihan hati yang kamu hancurkan.
Tuan, tubuhku lelah sekali, di tampar
serpihan
rindu, yang tak kunjung bertemu. Aku belum
benar" bahagia jika pertemuan nyata itu
belum tercipta. Aku ingin kamu
memahaminya, itu saja cukup. Aku ingin
kamu mengerti bahwa aku menunggu
pertemuan nyata itu terjadi, meski dengan
ketidaksengajaan. Okelah tak mengapa. Aku
hanya menginginkan itu saja. Cukuup...
Apakah sulit? Apakah luarbiasa sulit?
Sehingga kamu harus mengorbankan
dengan upaya dan tenaga atau apapun itu?
Tidak kan ? Aku ingin melihat matamu yang
sendu, aku tidak butuh kata kata manismu
yang sebenarnya aku juga menginginkan itu,
aku tidak butuh keistimewaan apapun yg
kamu punya. Aku hanya ingin melihat
senyum tipismu, itu saja tuan.
Jangan berfikir lagi, bahwa aku ini gadis kecil
yang tak tau malu, jangan berfikir lagi bahwa
aku ini gadis kecil yang benar" sudah gila.
Aku masih sadar. Aku masih tau letak
posisiku dimana. Tapi inilah adanya. Apalah
daya gadis yang terlalu banyak berharap.
Berharap seseorang dengan wajah tampan
datang menghampiri dengan manisnya.
Berharap seorang pria dewasa datang
dengan senyum tipis yang menggelora. Ini
harapan ? Bukan kenyataan. Ya aku tau,
harapan memang selalu tinggi. Seperti
mimpi yang tidak pernah dipercayai oleh
siapapun.
Aku ini siapa siih? Hanya gadis tomboy yang
menyukai olahraga tenis meja, basket dan
suka berfikir aneh, tidak terlalu cantik, Hanya
gadis kecil berumur belasan yang terus
bertahan dalam diam dan memperhatikan
seorang pria dewasa yg terus menerus
menutup mata dan menulikan telinga,
Hanya gadis kecil yang terus menerus
mengharapkan takdir indah.
Dan kamu... Hahahaaa jauh berbeda.
Bertolakbelakang ?? Yaa tentunya.. kamu
terlalu indah untuk aku definisikan. Terlalu
banyak keluarbiasaan yang ada dalam diri
kamu. Keluarbiasaan yang memang sedikit
sulit untuk diungkapkan dengan kata".
Aku mencintaimu tuan. Maka dari itu aku
selalu menitipkan doa untuk kebahagiaan
dan keselamatanmu. Dengan siapapun dan
dalam keadaan apapun. Haahaa lancang
sekali gadis kecil ini. Mengungkapkan
perasaan dalam tulisan meskipun ia tau
seseorang itu akan menjalin hidup dengan
wanita yang dicintainya. Berusaha terlihat
polos seakan perasaannya tidak tergores luka
sedikitpun.
Konyol. Benar" konyol.
hatimu terbuat dari apasih gadis kecil? Dia
sudah mau pergi? Dia sudah bahagia dengan
nona cantik itu? Jangan terus berharap
dalam angan. Jangan terus memancing air
matamu untuk jatuh lagi. Sayangi batinmu.
Jangan terus memaksa untuk melawan
takdir. Ini akan terjadi, ini rencana tuhan.
Pria dewasa itu bukan untuk kamu gadis
kecil. Kamu hanya dinasibkan untuk
mengenalnya saja. Dan itu sudah berakhir
sampai sini. Jangan terus berharap lebih,
karena itu akan lebih menyakitkan.
Hilangkan dia, biarkan ini jadi kenangan aneh
yang memang tak akan terlupakan.
Melupakan memang cara yang salah, tetap
berdamai dalam keadaan, meskipuun itu
menyakitkan. Hilangkan perasaan aneh mu
itu gadis kecil. Biarkan perhatian nya yg
kmarin" jadi dorongan semangatmu.
Kedekatanmu dengan pria dewasa itu sudah
berakhir. Dia sudah benar" akan bahagia
dengan nona cantik nan baik itu. Doakan,
apapun yang membuatnya bahagia.
Bukankah cinta tak harus selalu memiliki.
Percayai pernyataan itu. Kamu mengerti
akan perasaanmu sendiri gadis kecil.
Cepatlah sadar dari mimpi semu itu. Kembali
kedunia nyata meski penuh kesakitan
didalamnya. Dia cinta pertamamu kan ?
Simpanlah namanya dalam kotak rahasiamu.
Simpan dalam ruang yang tidak akan
tersentuh oleh siapapun. Percayalah suatu
saat nanti akan lebih indah...
Dear My first love
By
Siti khopipah aliskandar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar