Setelah menikah, seringkali aku bertanya pada diri sendiri, pada dunia dan pada Tuhan. Darimana datangnya ketenangan dalam pernikahan? karena seringkali aku menemukan fakta bahwa pernikahan adalah hal yang rumit jika tidak diiringi dengan ketenangan. Ternyata setelah 3 tahun melewati hari-hari dalam pernikahan, perlahan aku menemukan jawabannya.
Pernikahan yang tenang datang dari pasangan yang memuliakan istrinya, dan istri yang menghormati suaminya. Pernikahan yang tenang datang dari pasangan yang belajar saling menerima, buka sekedar menuntut sempurna. Pernikahan yang tenang datang dari pasangan yang saling percaya dan kesetiaan yang selalu dijaga. Pernikahan yang tenang datang dari Suami yang memberi nafkah dengan cukup dan istri yang sabar dan selalu mendoakan suaminya. Pernikahan yang tenang datang dari Istri yang menghargai usaha kecil suami dan yang tidak meremehkan lelah istrinya. Pernikahan yang tenang datang dari pasangan yang bisa saling minta maaf tanpa gengsi. Pernikahan yang tenang datangdari komunikais yang lembut dan hati yang saling jaga. Pernikahan yang tenang datangdari pasangan yang selalu menutup aib, bukan saling membuka aib. Pernikahan yang tenang datangdari suami istri yang mau belajar lagi setiap hari. Pernikahan yang tenang datang dari rumah tangga yang dibangun diatas cinta, doa dan ridho Allah. Pernikahan yang tenang datang dari pasangan yang menjadikan Allah sebagai pusat cintanya.
begitulah kira-kira aku memahami arti dari sebuah ketenangan dalam pernikahan. Karena rumah tangga yang tenang tidak datang dari keberuntungan tapi dari ilmu, kesadaran dan hati yang mau terus belajar bersama. Jangan menikah jika kalian belum siap dengan hal itu !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar