Sabtu, 30 April 2022

Mei.. Masih ingatkah aku ??

Hai Mei ... Sudah kubilang, kita tidak pernah saling meninggalkan, kita hanya telah saling melupakan, memuai perlahan.
Masih ingatkah aku Mei ? Semenjak kau pergi tahun lalu, Dunia menyuguhkan banyak cerita. Betapa sebenarnya aku sudah teramat lelah. Mengarungi waktu yang akupun tak tahu kapan akan berakhir. Dengan dada yang lapang, aku melahapnya tanpa jeda. Waktu yang rapuh itu, tak cukup mampu menahan luka yang kau tinggalkan. 

Bukankah terlampau lama aku terluka? Hingga bulan demi bulan seolah menutup dengan kisah-kisah baru. Kau benar mei, hatiku bukanlah batu. bukan sebatas mempunyai keinginan yang tumbuh dari rumah impian. Ternyata hatiku adalah jalan yang dipenuhi rintang. Lorong panjang tempatku memilih dan menetapkan seseorang. Aku menemukannya mei !!

Ada banyak yang ingin ku kunjungi bersamanya, ya bersama kekasihku !! hingga dari sana lahir ribuan cerita manis. langkahku sudah cukup jauh mei, dan sebentar lagi akan segera sampai. 
Jika suatu hari ada yang kemudian aku tulis, semoga kau simpan sebagai rindu yang panjang, tidak lagi ada airmata dan luka. Janjiku, hanya akan ada Jejak basah atas cinta yang saling membasuh.

Tidak ada komentar: