tidak pernah benar-benar bersama.
Setidaknya aku pernah di sampingmu,
menemanimu bercerita berlama-lama, dibawah pohon Pinus yang rimbun.
Kau begitu antusias menceritakan keluargamu, betapa senangnya kamu saat kita bertemu. Setidaknya aku pernah berjalan bersisiandenganmu untuk menuju tempat yang sama, menuju airterjun indah yang pertama kali kuajak kau mengunjunginya. Setidaknya kita pernah berbicara sepanjang jalan hingga tak terasa yang kita tuju telah ada di depan mata.
Aku pun bahagia, bahkan efek
bahagianya masih terasa hingga hari ini.
ketika aku pernah membuatmu tertawa lepas saat aku menggodamu sambil bercanda. Kita bercengkrama, bahwa pertemuan selanjutnya pasti akan terjadi. Aku melihat sudut matamu yang begitu sendu, setidaknya aku bisa menikmatinya. Menyelami dan meraba betapa tulusnya perasaanmu. Setidaknya hari itu aku pernah membuatmu tertawa sesenang itu zam. Setidaknya aku pernah menciptakan satu hari spesial untukmu waktu itu. Yang paling penting dari itu semua, setidaknya aku pernah tahu satu hal tentang perasaanmu kepadaku ; kamu mulai mencintaiku Itu saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar